99 Cahaya di Langit Eropa

Tadaaaaaaaaaaaaaaaa………………………………..

Ayi ingin memperkenal kan kepada semuanya sebuah buku yang bagus untuk di baca..

This is

99 Cahaya di Langit Eropa

Buku ini menceritakan tentang perjalanan penulis dalam menemukan bukti-bukti Kemegahan Kemegahan Islam. Buku ini membuat saya sebagai pembaca, Semakin Jatuh Cinta Pada Islam.

Islam yang kita cintai pernah berjaya di tanah Eropa. Tanah Eropa yang mengalami Peradaban Kegelapan diterangi oleh Islam.

Sang penulis, Hanum Salsabiela Rais menceritakan kehidupannya di Austria saat menemani sang suami Rangga Almahendra.  Di dalam kehidupannya Kak Hanum bertemu dengan Kak Fatma. Kak fatma adalah teman les bahasa jerman Kak Hanum. beliau adalah  seorang warga Turki dan Ibu rumah tangga. Kak fatma begitu membuat Kak Hanum makin sayang dengan Islam. Kak fatma mengajarkan kita bagaimana menjadi Agen Muslim yang baik. Sampai sampai Kak fatma menempelkan kata-kata yang menarik di rumah nya.

SYIAR MUSLIM DI AUSTRIA

1. TEBARKAN SENYUM INDAHMU

2. KUASAI BAHASA JERMAN DAN BAHASA INGGRIS

3. SELALU JUJUR DALAM BERDAGANG

Kak fatma memperlihatkan Bukti Bukti Islam di Austria kepada Kak Hanum, tentang Kara Mustafa di Museum Wien Stadt, sebuah restoran yang berslogan “ALL YOU CAN EAT. PAY AS YOU WISH”  percaya atau tidak restoran itu benar2 ada dan 100% HALAL, dan dari buku ini juga Ayi baru tahu Bahwa Lukisan Monalisa, ukuran nya hanya lebih besar dari poto-poto Pak SBY di sekolah-sekolah.

Oh ya, Kak Hanum juga dipertemukan dengan seorang Mualaf, Marion. Dan apa saudara-saudara kak Marion mengetahui begitu banyak sejarah tentang peradaban Islam, dibandingkan dengan kita, yang dari kecil sudah dilahirkan Islam. Dan buku ini memberikan sebuah pertanyaan, yang membuat ayi makin membaca. Napoleon Bonaparte adalah seorang muslim.. Benarkah itu??

Ada hal yang membuat ayi sedih,,

MEZQUITA 

Mezquita adalah Mesjid Terbesar di Eropa yang telah di jadikan Gereja.  Mesjid yang dimana saat penulis ingin solat, tidak diizinkan oleh petugas. Entah mengapa,, Itu milik kita, kenapa kita yang tidak boleh salat disitu (rasanya aku ingin berkata seperti itu kepada tugas). Sang penulis hanya menitikkan air mata.

Dan masih banyak lagi yang diceritakan di buku ini..

Buruan baca temanku, banyak hal yang membuatmu Makin Mencintai Islam,,

H.A.P.P.Y   R.E.A.D.I.N.G

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s